Tanggapan Punguan Naipospos Tentang Tarombonya

Artikel ini disusun setelah menghadiri Rapat Punguan Naipospos di Jakarta menanggapi terbitnya “Buku Saku Marga Batak” oleh Doangsa PL. Situmeang yang diterbitkan tertanggal Desember 2008. 

Rapat diadakan di Ruang Rapat Gedung Purnawirawan Polri di Jalan Darmawangsa-II Jakarta Selatan pada Minggu, 8 Nopember 2009 yang dimulai pukul 16:00 WIB s/d selesai sekitar pukul 20:00 WIB. Undangan yang hadir dijatahkan untuk 5 orang dari masing-masing perwakilan marga keturunan Naipospsos. 

Mengapa Punguan Naipospos harus menanggapi terbitnya buku saku ini dikarenakan khususnya Tarombo Naipospos dipaparkan dengan menyebutkan bahwa Naipospos menurunkan 5 orang anak dari 2 orang istri, sementara yang dianut secara tradisional selama ini diakui hanya 2 orang anak yaitu Toga Sipoholon dan Toga Marbun atau sebaliknya. 

Khususnya mengenai Tarombo Naipospos yang menjadi inti dari rapat adalah yang terdapat pada halaman 31 s/d 34 dengan inti topik perbedaan pandangan diantara pinompar Naipospos mengenai keabsahan apakah Anak generasi langsung Naipospos berjumlah 2 orang yaitu Toga Sipoholon dan Toga Marbun (atau sebaliknya) atau berjumlah 5 orang yaitu Sibagariang, Hutauruk, Simanungkalit, Situmeang, Marbun? 

Pimpinan Rapat Brigjen Pol. (Purn) Drs. Parasian Simanungkalit, SH. MH mengundang masing-masing marga untuk memaparkan pendapatnya. Yang pertama memaparkan pendapatnya adalah dari Marga Sibagariang dengan menyuguhkan 4 lembar paper yang berintikan bahwa anak dari Naipospos adalah 5 orang berurutan yaitu Donda Hopol, Donda Ujung, Ujung Tinumpak, Jamita Mangaraja yang kemudian menjadi cikal bakal marga-marga berurutan yaitu Sibagariang, Hutauruk, Simanungkalit, Situmeang. Berikutnya Lumbanbatu memaparkan Tarombo Naipospos dalam 6 lembar yang mengatakan bahwa Anak Naipospos adalah 2 orang yaitu Marbun dan Martuasame dan penjelasan-penjelasan lainnya. Kemudian berurutan marga-marga selanjutnya menyampaikan pemaparannya tentang Tarombo Naipospos yaitu Hutauruk, Banjarnahor, Simanungkalit, Lumbangaol, Situmeang tanpa memberikan pemaparan tertulis. 

Rapat pertemuan ini tentusaja tidak menemukan titik yang menjadi kesepakatan bersama karena memang perbedaan pendapat itu terlihat ada pada dua kubu dimana mayoritas dari kelompok Toga Marbun memfokuskan pemahamannya bahwa Naipospos menurunkan dua orang anak sementara dari kubu Toga Sipoholon lebih cenderung bermuara kepada pendapat lain yang mengatakan bahwa Naipospos menurunkan 5 orang anak. 

Diantara dua pendapat yang berbeda ini ada pendapat dari dua kubu Toga Sipoholon dan Toga Marbun bahwa tidak perlu mengusik-usik Tarombo yang diyakini masing-masing yang dikhawatirkan akan menimbulkan adanya perbedaan pendapat yang meruncing di dalam Toga Naipospos, karena esensinya adalah agar pinompar Naipospos tetap kompak dalam satu wadah yang saling menghargai satu sama lain. 

Akhir dari rapat pendapat ini menyimpulkan inti dari perbedaan pendapat tidak menjadi persoalan yang meruncing di kemudian hari, dan mengenai apa yang tercantum pada Buku Saku Marga Batak oleh Doangsa PL. Situmeang dianggap sebagai pendapat pribadi yang tidak perlu dikomentari secara punguan. Pendapat-pendapat pribadi lainnya yang saling berbeda juga dianggap sebagai pendapat pribadi saja dan terserah pribadi masing-masing untuk menilai kebenarannya. 

Sedikit komentar dari penulis bahwa rapat dengar pendapat tentang Tarombo Naipospos oleh Punguan Naipospos masih terlihat belum berani membuka peluang untuk menelusuri kebenaran Sejarah Naipospos dan Keturunannya  secara terbuka diantara marga-marga yang menjadi keturunan Naipospos. Oleh karena itu terlihat masih jauh dari harapan untuk mendapatkan persepsi yang sama secara argumentatif menjadi sejarah Naipospos yang baku dan dapat diterima oleh marga-marga naipospos. Suara yang muncul lebih condong kepada kepasrahan membiarkan pendar sejarah yang kabur itu, demi untuk menjaga kesatuan dan persatuan Punguan Naipospos. 

Artikel ini juga di posting di http://dondaujung.wordpress.com



Info dari admin
Penyusunan Silsilah Naipospos Versi 1.0

Kami mengundang partisipasi Bapak/Ibu dalam menyediakan data silsilah dari generasi awal hingga generasi kita sekarang ini. Kirimkan data silsilah anda melalui email ke admin@naipospos.net
 

75 Komentar mengenai “Tanggapan Punguan Naipospos Tentang Tarombonya”

  1. 1



     Paul Melky Dorothya,

    kalau masih sedikit tahu tentang marbun dan marga naipospos harusnya tanya dulu siapa yang paling besar
    para apparaku yang bermarga Sibagariang saya mau tanya mengapa terjadi jumlah marga sibagariang itu hanya 99 orang saja
    tanya dulu sejarahnya ok

  2. 2



     Mayogy Naipospos,

    Paul Melky Dorothva

    nampaknya anda menyuruh bertanya. siapa yang paling besar? tanya dulu sejarah?

    saya malah bertanya, kepada siapa ditanya? Kalau memang kepadamu maka berilah saya jawaban atas dua pertanyaanmu di atas!

    sebelum kau menjawab, saya beri dulu jawaban atas pertanyaan kedua. Hanya 99 orang marga sibagariang, itu tak bisa dicari jawabannya secara tertulis, hanya lisan dari mulut ke mulut. mengapa muncul cerita itu?

    itu bermula dari peristiwa kesalahan yang didramatisir yang bersumber dari balas dendam untuk memperoleh kepercaayaan diri (kekuatan) sebagaimana penyembahan begu (berhala). begu pun disembah untuk menghancurkan orang lain, bukan hanya manusia yang hidup, tetapi juga yang belum lahir yakni keturunannya. begitu pendapat saya. ok

  3. 3



     Mayogy Naipospos,

    paul melky dorothya dan orang-orang yang selalu mengulang-ulang cerita tsb. di atas, saya harap kita panjangkan diskusi tsb.

    kulanjutkan bahwa cerita itu adalah bukti canibalisme paganisme!

  4. 4



     Leopold P. Sibagariang,

    Salam Damai Sejahtera (Pax et Bonum!)

    Sdr. Mayogy telah secara tajam mengatakan bahwa cerita itu bermula dari balas dendam untuk menghancurkan lawan yakni saudara sendiri. Dasarnya adalah pagan yang canibal.

    Saya pikir sangat perlu dilanjutkan pembicaraan tentang paradigma yang dibangun lebih-kurang 400 tahun bahwa Sibagariang tidak lebih dari 99 orang! Mengapa? Apa sebenarnya pandangan Marbun, sehingga muncul cerita itu?

    Mungkin kepada orang-orang lugu, cerita itu telah menghancurkan harga diri karena tertutup dalam bingkai yang dibangun saudara sendiri. Tetapi, sekarang mari urai pandangan kita masing-masing dengan kepala dingin. Saya pun sangat berharap supaya ada saudara-saudara dari marga Marbun memberi pandangannya. Itulah tandanya kita bertanggungjawab bagi kemanusiaan pada umumnya dan kekeluargaan Naipospos pada khususnya.

    Dalam budaya peradaban tinggi, tak ada yang perlu dibanggakan dengan perendahan martabat manusia. Tapi belajar dari masa lalu perlu untuk mencas (energizing) kommitmen padanya.

    Salam

  5. 5



     Hendry HM Lbn Gaol,

    Ai dang pola sipagajjang oni. Ai parlabbas ni roha do hami turunan ni raja marbun on. Akka naung sae i, salpu ma. datung i pe siingoton saonari. molo sai lao dope hita tusi, nga mulak hitta tu jaman saratus taon lobi tu pudi. Marisuang teknologi belekberri i tapakke anggo sai songoni dope pamikkirion.

    Namangihut muse, dang holan dihita naipospos masa sisongoni. Porsuk ni parniahapan ni namartinodohon, ai dohot do di margani dongan adong sisongoni.

    Molo tung pe didok holan 99kk ninna marga sibagariang hatihai, na i ma i. Goarna pe suhutan ni daoppung. Jala nunga muse dipadenggan opputta akka nahumurang i, ba, boasa dope sunggulan i?. Ido rikkotna, molo hita marturiturian tu akka pinomparta, unang dibaen sada kesan manang –point cerita– na gabe manguhumi.

    Moral cerita na ikkon pinasahat tu akka pinompar tujoloan on naeng ma nian na boi pasadahon pinompar ni opputta raja naipospos. Boi ma nian ‘toppas bongbong’ na niula ni opputta najolo ‘tatutup’ muse. Asa, tujoloan on, sude pinompar ni opputta raja naipospos marhaha-maranggi-mariboto.

    Ai molo sai ta podahon do tu anakkonta “ai hita do siakkangan, ai songonon do suhutan sasittongna, ai on ma tusan, ai on ma tuson” datung boi hita marsada roha sahat rodi suddut pa 10 mnuse tu joloan on.

    mauliate ma

  6. 6



     Hendry HM Lbn Gaol,

    USULAN tu admin.
    mohon web ini di lengkapi dengan fasilitas CHAT. asa boi hita marsisesean dison, mauliate ma.

  7. 7



     Mayogy Naipospos,

    isi panganjanghon? Pareso jolo ise nambahen cerita namengarah torus menyuduthon sibagariang di web on? unang didok di sada pihak unang dihatai bei alai di pihak naasing sai dimunculhon cerita namenyuduthon. angka hipokritma goarnii. asa sai adong gosaonna, marhite cerita ondeng. sian ido ibana mangalap gogo. oke

  8. 8



     hh,

    @Ampara Mayogi
    Unang emosi appara, ndang adong lapatan ni i.
    Huhilala, tanggapan tu na ginorithon mi do appara:saya harap kita panjangkan diskusi tsb., tanggapan ni ampara Hendry HM. L.

    Horas

  9. 9



     Mayogy,

    tak ada yang kutulis berdiri sendiri. itu berkaitan dengan yang sebelumnya. oke

  10. 10



     Tony situmeang,

    Unang lupa hita mulak tu bonapsagit,ai ido arta na ummarga disandok halak batak.” Jangan pulang kampung hanya mengantarkan mayat” penyakit ini harus kita hindari.

  11. 11



     Tony situmeang,

    Ampara Mayogy,Jelas jo baen marga i unang didok halak hita nasomaradat,Nai pos-pos ahado ampara? Mauliate..

  12. 12



     Mayogy Naipospos,

    Ampara Tony mauliate. Alai kirim ampara alamatmu, asa hukirim fotokopy ni KTP dohot akte lahir, margahu Naipospos. Horas ma!

  13. 13



     hh,

    @Ampara Mayogy Naipospos,
    Adongdo pitu marga Nipospos i katua, na diama marga ni katua i sian na pitu marga i?

    Horas jala gabe.

  14. 14



     Mayogy Naipospos,

    hh
    sian ompung ni ompung, marga naipospos do ampara! alai aha porlu na di ho i, alana ho pe ndang marmarga di anjangta on?

  15. 15



     hh,

    Mangantusi do ahu disi ampara (boi dapot roha), sian ompung ni ompung marga Naipospos ampara. Alai nangpe songon i, pasti ingkon sada sian na pitu i do ampara, dang mungkin manangkas (murni) Naipospos, kecuali pangantusion ni sian ompung ni ompung = sian mulana. Alai molo pangantusion sian ompung ni ompung = bapak ni ompung ni bapa, berarti holan 5 (lima) sundut dope.
    —-
    …alai aha porlu na di ho i, alana ho pe ndang marmarga di anjangta on?
    >Sasintongna porlu do nian, alai ala songon i do alus ni ampara, gabe dang apala sandok porlu be, jala mardomu songon na nidok ni ampara bawha au pe so marmarga di ajangta on. Sintongdo na nidok mi nian ampara, alai unang ma nian dibagasan muruk. Ba, molo songon i, untuk sementara on unang pola jo marsibotoan marga hita paima sumisi angka muruk ni roha sian hita be.

    Mauliate

  16. 16



     Mayogy Naipospos,

    Manat hita lae, (ndang jelas di ahu margam, alanii hujou lae)

    Marga Naipospos i ndang 5 sundut. Sian adong Naipospos, etong ma piga sundut i. Sada do marga naipospos. Pinomparna boi dipatota gabe 5, 7, 8, 9, 11, 15 dst marga. alai ndang sepakat dope hita disi, boasa rangrang i?

    “untuk sementara on unang pola jo marsibotoan marga hita paima sumisi angka muruk ni roha sian hita be”

    molo songon di ahu, paishon roha marhite mangungkaphon nadibagasan roha. unang hudok dame, alai sai adong dendam di ahu. unang hudok ias, alai sai adong holip dibagasan rohangku. unang hudok, sae mai, alai torus ndang marnasae. alanii, molo adong beban di antara hita, mari buka asa dapot dalan naummuli.

    tagonan do hita marbada nungaeng, alai tuntas. molo naingkon, ndang mardongan tubu, baen ndang mardongan tubu. ai tuaha i gabe singkam mabarbar. alai naummuli, ima asa lam marsiantusan didia hahurangan masing-masing. Gabe marsisesaan. Tuntas.

    Onse ma jo ba lae.

  17. 17



     hh,

    @Lae Mayogy

    Horas Ipar.

    ….Marga Naipospos i ndang 5 sundut.
    >Pangantusionhu pe taringot tu pandohan: sian ompung ni ompung, adongdo dua: 1. sian mulana; 2. ompung ni ompung = bapak ni ompung ni bapa (ompung ni bapa, adong bapakna)
    —–
    Di ahu sandiri dang adong beban appara. Na manghilala do ahu bahwa hita sesama keturunan ni ompu i Naipospos umbahen na huapoi ampara asa unang pola sai muruk roham molo sai adong dope na manaringoti namasa najolo i.

    Boasa hudok muruk roham, ampara? Songon on:
    Ala husubo hami dohot ampara Hendry HM Lg laho mangapoi angka dongan dongan asa unang pola sai ditaringoti na masa najolo i, hape tompu ro respon ni ampara songon on: …unang didok di sada pihak unang dihatai bei alai di pihak naasing sai dimunculhon cerita namenyuduthon. angka hipokritma goarnii…

    Memang adong do dua pangantusion ni kalimat ni ampara na ginjang ondeng:
    1. Adong sada pihak na mansubo asa unang pola sai ditaringoti hahurangan najolo, alai sai adong sada nai pihak na sai mangaringoti.
    Molo ondo pangantusionna: Boasa gabe sogo roha ni ampara tu hami ala adong pihak na asing na sai mangaringoti?

    2. Sada pihak, au dohot ampara H, berusaha asa unang pola sai ditaringoti hasalaan najolo i, hape di sisi lain, dimunculhon cerita na menyudutkan.
    >Molo ndang setuju hami ampara sai ditaringoti sesuatu na humurang, dang boi be hami markomentar taringot tu silsilah ni marga Marbun? Songon dia pandapot muna taringot tu Marbun, i nama na tingkos?

    Botima

  18. 18



     Ricardo Parulian Sibagariang,

    Sdr. Magoyi Naipospos

    Horas.

    Salam kenal dan parhorasan dari saya kepada Ampara Magoyi Naipospos.

    Saya sangat setuju dengan pernyataan Ampara Magoyi Naipospos bahwa kita tak perlu: Patampaktampak hundul, papulikpulik pandohan.

    Seolah-olah kita satu, padahal kita \\”masiasang dirina be\\”. Hal ini pun semakin tampak bagi mereka yang selalu mengatakan Naipospos itu ada 2 kubu/toga. Karena ini adalah taktik semata untuk menunjukkan kubunya lebih unggul dan kubu lain lebih rendah. Ingat, Allah menentang orang yang congkak hatinya!

    Seolah-olah kita saling mengasihi,padahal kita \\”membunuh secara perlahan-lahan saudara kita sendiri\\”. Hal ini pun semakin tampak bagi mereka yang selalu mengungkit dan menggembar-gemborkan kutuk yang terjadi pada keturunan Donda Hopol pada zaman dahulu ketika \\”mati kamus\\” berbicara mengenai tarombo terhadap saya.

    Ingat, TUHAN sangat membenci kemunafikan dan tak satu pun manusia yang dibenarkan oleh perbuatannya. Hanya oleh anugerah TUHAN. Sola gratia.

    Molo parsiajar dope di tarombo, denggan ma jo marsiajar. Bertanya boleh, berpendapat boleh, tapi jangan terlalu banyak komentar.

    Saudara-Saudariku, putera Raja Naipospos itu ada lima.
    Kita satu adanya. Tidak terbagi atas 2 kubu / toga.

    Mohon maaf jikalau ada kata-kata yang kurang berkenan di hati.

    Semoga dapat mencerahkan.

    Terimakasih.

    Salam hangat persaudaraan,

    RICARDO PARULIAN SIBAGARIANG

  19. 19



     hh,

    @Ampara Richardo Parulian,
    Lojado nian mangangkupi hamu manghatai. Ua tung parrohahon jo saotik katua, ise do na sai manunggul nungguli dohot na mangarungkari kutuk i? Boasa maraprap na so magulang bahenon muna?

    …Saudara-Saudariku, putera Raja Naipospos itu ada lima.
    Kita satu adanya. Tidak terbagi atas 2 kubu / toga.
    >Dia do dalanna ampara, molo 5 (lima) anak ni Naipospos kita satu adanya, alai molo dua (dua) anakna kita menjadi dua kubu? Unang mengada ada appara.

    Di na mardiskusi tarombo hita di situs on, ampara bersifat memaksakan kehendak do hubereng. Apa apa yang ampara utarakan dalam disikusi ini hendaklah jangan di sangkal….. terimalah mentah mentah.

    Horasma

  20. 20



     Mayogy Naipospos,

    Asa unang rarat songon api di ri. Manghatai ma hita “to the point saja”. Pokok masalah ima songon nanidok ni angka piga-piga halak nadi web on, rupani:

    13 Juni 2009, namargoar Hendry Lbn Gaol manggurithon:
    “. . . ini marga sibagariang nunga hea ditor-tori, digondangi, di tonggohon teni horbo on, dibaen handangna lili, dibaen batas-batas ni teni horbona i. Ai mamujjung do pangalahona najolo, ala na mamamora nasida najolo, ima jo saotik. …..”

    22 Juni 2009, Binsar Marbun menuliskan:
    “. . . unang jadi menambah cerita hamu… najolo najahatan inna marga si bagariang tu marbun… mungkin keturunan ni sibagariang na jahat i do abangta si ricardo sibagariang on…”

    19 Januari 2010, Martohap Banjarnahor pasahathon songon on:
    “. . . Tahukah saudara dosa sibagariang terhadap saudara-saudaranya??? jangan ditambahi . . .”

    13 April 2010, Paul Melky Dorothya pasahathon pernyataan (yang mengandung mentakdirkan) songonon:
    “. . . para apparaku yang bermarga Sibagariang saya mau tanya mengapa terjadi jumlah marga sibagariang itu hanya 99 orang saja.
    tanya dulu sejarahnya ok”

    Angka i do sialusan. Ido pokok masalah. Ndang pararathon tu pandangan ni Sibagariang tu marga Marbun. Manang naise pe mambahen jala pararathon cerita i, nomor dua do i. Alai naumporlu aha do maksudna umbahen adong cerita songon nadiginjangi?

    Jawabna marbossir mai sian hosom namanginsombut (dendam membara) laho pahabishon, manggotap rasip pinompar ni Sibagariang.

    Tudos-tudos ma on (analogi) di sada inganan di huta ni halak Batak natatongtong adong pasudahon ngolu ni jolma “secara sadis, penuh intrik dan rekayasa” namasa sahat di tingki saonari on (tgl. 17 Mei 2010 malam disiarkan oleh Metro TV).

    Apala di huta ni halak Batak, di bona ni pasogit, diripashon do sada rumatangga. Ditutung do ama dohot ina di jabuna sandiri. Ndang hollan i, dakdanakna pe dipamate. Dohot dakdanakna digosagosa jala ditutungi gabe agong. Nunga sampe 42 halak ninna ditangkup naparsidohot napasudahon rumatanggai nang dakdanak nasoumboto masalah i.

    Ndang dapot dipatota aha persis sala ni rumatangga na hona samun i. Hollan sada do hata namangarimpun salana ima parbegu ganjang.

    On ma nanidokhon sada “distorsi budaya”. Sahat tu sadari on, adong di huta ni halak Batak naung marugamoi jala namar-“pendidikan” i, “saling membunuh karena dendam membara”, mangaripashon dongan jolma sahat tu pomparanna, agia pe pinomparna i ndang parsidohot, masa dope ditongatonganta.

    Sada ironi do i, mambahen malengleng ateate (diseati pusupusu) marsampur maila diriniba mamereng jala mambege barita sisongon i.

    Mulak ma tu nadidokhon ni angka namanggurithon cerita ondeng nadiginjang i. Ai diboto hamu do, boasa dipatubu cerita sisongon i? Tong do jawabna alani hosom namangisombut (dendam membara) asa laho mangaripashon sude pinompar ni Sibagariang, agia pe ndang diboto aha namasa i uju i.

    Aha huroha nadibahen Sibagariang ujui? Ndang porlu dipatota i, pokokna Sibagariang mardosa, najahat! Alanii, pinomparna pe porlu dipasuda, dihabisi jala digotap sian portibi on. Tujuanna asa pinompar ni Sibagariang ndang margogo jala molo boi mago sian portibi on (musnah). Lebih sadis, diparsiaksiak!

    Molo dibagasan bahasa nasing bo ma dohonon i, homo homini lupus. Jolma mangallang jolma ala nunga gabe serigala ibana tu donganna. Lobi dope sian i, jolma naso tubu pe diallang habis.

    Alai boasa cerita hosom namanginsombut i (dendam membara) torus adong sahat tu saonnari on?

    Jawabna ima ala Sibagariang ndang dope “musnah” sahat saonnari agia pe cerita i nunga ratusan taon dipadimundimun. Tontu mudar ni namauas tu mudar magogor mamereng Sibagariang “masih eksis” apalagi Sibagariang mambaen hatorangan taringot tu tarombo. Boasa ndang mago sibagariang on, ninna rohana. Sederhana! He….he…..manusia kanibal! Ironi! Maila iba sampur malengleng ateate.

    Tu angka dongan Sibagariang:

    Adong didok dibagasan ajaran ugamo: “Tak ada kaum bisa bebas kecuali kaum itu membebaskan dirinya!” Bangsonta mardeka, ndang alanii leanlean i. Nabarani do bangsonta mangalo sibontar mata, panjajah i. Namanjajah hadirionta pe porlu taalo asa unang hita diparhodahoda naasing. Alai, ingkon torus do taatur hadirionta (marhite namarugamo dohot namarsingkola dohot denggan) asa unang leas, pis roha ni halak mamereng hita. Boto lungun! Horas…….!

  21. 21



     Hendry HM Lbn Gaol,

    Jolo mekkel,….

    Mayogi: molo naeng mamonggol hata ho, sude baen, asa unang sursar pangattusion.

    “untuk sementara on unang pola jo marsibotoan marga hita paima sumisi angka muruk ni roha sian hita be”..( ai mardongan muruk do hape ho di dunia maya on?, asi nai rohakku mida ho appara…ckckckc….loja ma ho muruk, moru umur mi.

    so baen pe taho margam, dang haru rikkot di au, anggo mardongan muruk do ho.

  22. 22



     Hendry HM Lbn Gaol,

    Mayogi: nion ma komplit ni tulisan i.—-komentari ma nasa lomom…….

    Hendry Lbn Gaol,

    Horas ma dihita…

    nian nunga lelleng niengger-enggger web o, alai dang haru pinatandahon diri niba. Jadi porlu do ra saotik masitandaan. Ia hami hendry klbn gaol, nomor 17. sian Tunggalnabolon

    Dongan tubukkun Amani natalia lbn gaol ( nomor piga thae, jala sian oppu nadia??…)

    Biarlah tulisan dan opini-opini ini menjadi bahan penambah wawsan bagi kita, bagi-anak-anak nantinya. tak usah dipermasalahkan lagi, alana dang marhaujungan. Ai akka namalo do hita on sude.
    Jadi sepakat ma hita, lokma dimasing-masing TOGA hita boi martutur tarombo dohot denggan, anggo tu opputta naipospos, hurasa dang hapadenggan be i.

    Ai ikkon mangalahat horbo namajala ikkon marpungu ma sude mambaen konferensi seluruh dunia on…hebat nai ra i.

    Saotik sian topik nadigijjang….Boasa dalam perjanjian antara enam marga, marbun tiga dan sipoholon tiga minus sibagariang??.

    Menurut cerita yang pernah saya dengar, ini marga sibagariang nunga hea ditor-tori, digondangi, di tonggohon teni horbo on, dibaen handangna lili, dibaen batas-batas ni teni horbona i. Ai mamujjung do pangalahona najolo, ala na mamamora nasida najolo, ima jo saotik. …..

    alai, dang be tusi laona,…
    sada ma hita sude pomparan ni opputta naipospos..

    mauliate ma

    ——–> molo adong do ninna roham na naeng mengungkit masa lalu disi, ho ma na sari disi.

  23. 23



     hh,

    Aha huroha nadibahen Sibagariang ujui? Ndang porlu dipatota i, pokokna Sibagariang mardosa, najahat! Alanii, pinomparna pe porlu dipasuda, dihabisi jala digotap sian portibi on. Tujuanna asa pinompar ni Sibagariang ndang margogo jala molo boi mago sian portibi on (musnah). Lebih sadis, diparsiaksiak!
    =>Ise do na marpandapot songon on, katua? Adongdo bukti? Manang na ampara do na mengada ada? Unang tinangkup na roa tu diri niba katua.

  24. 24



     Mayogy,

    Sai hupaente do nian komentar ni angka nahukutip hatana songon natarsurat nadiginjangi. Alai paente so ro komentarna, hualusi ma nambahen homentar nadua halak i.

    Parjolo

    Ra ndang pola ajaran ho taringot tu na-”mengutip teks” alana ra ndang TK be ho. Nahu-”kutip teks” i, ima cerita naung dipabahen ho di sigurittonmu. Cerita nadibahenmi, nunga sada alinea i. Jala cerita i nimmu nadibege ho. Alanii, ndang porlu diahu mambahen nadigurithonmu salhutna alana molo songoni ndang na-”mengutip” bei alai “mengkopy”.

    Unang dirimpu ho namuruk ahu nambahen nahugirithon nadigingan i. Asa diboto angka dongan do angka “maksud tersebunyi” di angka cerita songon nadidokmi.

    Molo tung asi pe nimmu mamereng ahu ala muruk nimmu ahu, i urusanmu ma i. Alai ndang ringkot di ahu asi-asi sian angka jolma najotjot marlemus (hipokrit manang munafik).

    On ma contoh kemunafikan nadibahen ho. Dibahen ho sada cerita alani didokho ndang tusi be laona. Jadi, tuaha do cerita nabahen mi? Aha do maksud mambahen cerita i? Jala sian dia do cerita i dapot ho? Asa unang hudok ho munafik, patoranganmu do antong cerita nadibahen mi!

    Paduahon

    On manidok manjahutjahut. Alana tangkas do goar nijolmana hubahen. Sian i do naterutama porlu begeon komentarna. Alai nang pe songoni, hualusi do tongtong.

    Hupabalik ma jolo sungkun-sungkun on tu ho. Molo nunga diboto ho tahi ni jolma naso denggan tu ho, dijalo ho doi? Molo dijalo ho doi gabe sitangkal tabu nama ho disi.

  25. 25



     F. Lbnbatu,

    Sai hira dakdanak do anggihu si hh dohot si hendry on, mailaiba.

  26. 26



     hh,

    F. Lbnbatu,
    Bahen alasanmu katua boasa nilaionmu sasahalak i hira dakdanak. Mauliate parjolo ate atas kesediaanmu mambahen alasan. Molo so adongdo alasan, unang pola maila ho.

    horas

  27. 27



     a_n_lg,

    mauliate dihita sudena pomparan ni opunta raja naipos pos, tungmansai las roha di sudena artikel muna, sudenai patamba , pasadahon mai dihita , molotung pe adong hita masiasingan pandapot unang manian gabe mambaen hita naso adong hasadaan, setiap komentar manang pandapot molo cokcok di rohanta tajalo, molodang unang tapaksahon nadirohanta, najoloi do cerita i boasa sai ingkon percaya hamu disude cerita , dihamu amparaniba sibagaring molo tung adongpei najoloi, najoloimai alan hita saonari nunga hidup di zaman namaju. mari kita raih cita cita yang lebih baik.
    Porseama Hamu Saguru di Tuhan Ni do sude ahape namasa di jolmai/portibion. unang sai pasitik hita.
    alana hita di pajadi Tuhan sian sada unsurdo.
    horas ma dihi saluhutna

  28. 28



     a_n_lg,

    maaf kalau kurang berkenaan buat ampara semua

  29. 29



     a_n_lg,

    abang lbt unang songoni mangkatai ah.,
    hurang tua

  30. 30



     Mayogy Naipospos,

    a_n_lg

    Hatam mandok, “. . . dihamu amparaniba sibagariang molo tung adongpei najoloi, najoloimai alan hita saoinari nunga di zaman namaju. mari kita raih cita cita yang lebih baik.”

    Bereng jolo ise nambahen songon na-”hukutip” pandapotna songon naginjang i! Ise do namanaringoti najolo i? Manat ho manjaha. Jala najolo ndang mago molo adong dope naporlu diskusihonanta saonari. Unang ambigu. Tadok najolo doi, alai sai tataringoti, molo adong beda pendapat diantara hita. Untagon do tataringoti asa unang sai maos jala asa patar be gabe marsiantusan.

    Manat bereng angka komentar i. Disi do tapareak angka nadumenggan molo nungan marsiantusan.

  31. 31



     hh,

    Sai disampur hodo emosi dohot komentarmu ampara Ma yogy. Burju roha ni ampara a_n_lg mandok: “molo tung adongpe najolo i, najolo i ma i”, hape ditudu ho ibana “sai manaringoti”. Didia adong ditaringoti ibana i?

    Hukutip jo sada nai komentar na marlaok laok dohot emosi da, ampara:
    Aha huroha … Alanii, pinomparna pe porlu dipasuda, dihabisi jala digotap sian portibi on. Tujuanna asa pinompar ni Sibagariang ndang margogo jala molo boi mago sian portibi on (musnah). Lebih sadis, diparsiaksiak!

    Ise do huroa naeng pasudahon? Da pingkiranmu sandiri do nanaeng pasudahon ho?

  32. 32



     Mayogy Naipospos,

    hh,

    Rimpun ni nahukementari nadi di web ima hukutip muse songon on:

    13 Juni 2009, namargoar Hendry Lbn Gaol manggurithon:
    “. . . ini marga sibagariang nunga hea ditor-tori, digondangi, di tonggohon teni horbo on, dibaen handangna lili, dibaen batas-batas ni teni horbona i. Ai mamujjung do pangalahona najolo, ala na mamamora nasida najolo, ima jo saotik. …..”

    22 Juni 2009, Binsar Marbun menuliskan:
    “. . . unang jadi menambah cerita hamu… najolo najahatan inna marga si bagariang tu marbun… mungkin keturunan ni sibagariang na jahat i do abangta si ricardo sibagariang on…”

    19 Januari 2010, Martohap Banjarnahor pasahathon songon on:
    “. . . Tahukah saudara dosa sibagariang terhadap saudara-saudaranya??? jangan ditambahi . . .”

    13 April 2010, Paul Melky Dorothya pasahathon pernyataan (yang mengandung mentakdirkan) songonon:
    “. . . para apparaku yang bermarga Sibagariang saya mau tanya mengapa terjadi jumlah marga sibagariang itu hanya 99 orang saja. tanya dulu sejarahnya ok”

    Sian i do botoonmu, ndang adong Sibagariang namanaringoti naujui alai jolma nahubahen goarna i do manaringoti i. Alanii, boasa didok namargoar si a_n_lg (marseno goarna on tontong songon goarmu), “. . . dihamu amparaniba sibagaring molo tung adongpei najoloi, najoloimai alan hita saonari nunga hidup di zaman namaju. mari kita raih cita cita yang lebih baik.” Aha hubunganna? Ima goarna pandapot naso klop. Ngak nyambung.

    Asa lobi mangantusi ho, hubahen sada contoh:

    Misalna, ahu do mandok tu ho: “pinompar ni parhosom namangisombut i do i; ima namartonggotonggo tu begu, laho mangarimpashon dongan tubuna ala marsala ninna dongan tubunai”. Ro ma si a_n_lg mangomentari, “unang be adong Marbun parhosom namangisombut apalagi namartonggotonggo tu begu laho pasudahon dongan tubuna, alai tabereng ma tu joloan on na lobi denggan”.

    Ndang pas jala ndang toho komentar singon i. Ai maraprap naso magulang do hata sisongoni. Alanii do, salutna komentarhu na di web on, ndang pasamsamhon saluhutna (apalagi menyangkut marga), alai hona (focus) tu masalah do komentarhu.

    Si a_n_lg on do padomu-domuhon naso domu. Nadipadomu ni ibana ima: najoloi, najoloimai alai tu cita-cita tujoloan on ma. Ise huroha Sibagariang manaringoti najoloi? Alanii porlu Sibagariang dipaingot asa unang be mangingot najolo i?

    Bereng jolo ise namambahen komentari nahukutipi, nasida do namaringoti najoloi. Ala ndang singkop ninna rohangku nadipatorang nasida namasa najoloi, hubaen pandapothu tu lapatan ni cerita nadibahenna i. I do pandapothu tu angka maksud ni napatubutubuhon angka cerita sisongoni. Asa hati-hati marga Sibagariang tu maksud jahat ni cerita sisongoni.

    Boasa songoni pandapothu? Baen antong pandapot (komentar) mu tu cerita nahukutip i, asa hukomentari muse.

    Ingkon sai ajaran do ho nian asa patuturhon panghataion asa unang sursar. Ai, kalas piga ho tahe?

  33. 33



     Hendry HM Lbn Gaol,

    nga rittik ho mayogi,…inum jo ubat mi. homa nanidokna parbada bolon, sijogal baut, begu i alom makkatai. ai yakkin do au, sahalak do simayogi on. godang halakna alai sada jolmana. tiop tiang i kedan!

  34. 34



     hh,

    @Ma yogy
    …Ai, kalas piga ho tahe?

    =>Sian istilah2 di komentar ni ampara huida, tutu, kalas na timbo do kalas ni ampara. Las roha. Alai unangma nian holan di istilah, dohotma nian di lambas ni roha.

    Horas

  35. 35



     Mayogy Naipospos,

    Hendry HM Lbn Gaol & hh,

    Kedan, molo sahalak ahu rintik, no problem. Alai nalobi rintik dope hosom nadipadimun-dimun. Hosom laho “membangun image negative” tu marga Sibagariang. Antagon ma ahu bunuh secara fisik daripada ho membunuh sada pomparan secara phisikis. Do you know?

    Yang saya ungkapkan masih sebagian kecil. Antong patorang secara bertanggungjawab apa yang kau tuliskan.

    Nahubereng do naso sambung do komentari mi. Alanii, husukkun kalasmu. Molo songon nabisa do, asa mangantusi iba.

    Ok

  36. 36



     Mayogy Naipospos,

    hh,

    Songon ahu mangargahon “tulisan” ni gaormu, padenggan manurat goar hi. Argai tongtong gaor ni halak haru pe marsialusan hata hita.

    ok

  37. 37



     hh,

    Bah, nga naek muse posisi ni ampara ate? Nga markedan ho.

    Patangkasjo muse ampara,,,,,,, nandigan hea hudok ho na rittik? Unang maraprap na so magulang da.

    Boasa dohononmu au na padimun dimun hosom? Tolongma jo patudu didia adong komentarhu napatuduhon adong hosom di au? Aut tung dia ampara na so husadari adong komentarhu sisongon i.

    Molo tung tutupe masa sisongon i najolo i ampara, dia do dalanna gabe tubu hosom di pingkiranhu? Aha sangkutpaut ni na masa i tu diringku na gabe patubu hosom di au? Ndang adong!

    Molo hataionta do tu hasalaan na umbalga di peristiwa i, sala ni Marbun do na umbalga (maaf tu dongan Marbun ate). Boasa ingkon kutuk paroon tu dongan na marsala tu iba? Boasa dang adong maaf? Molo tung so tarbahen pe mambolushon hasalaan ni dongan, boasa dang duel ajakon ganti ni kutuk? Sada parsiajaran ma on di hita soonari on, ndang sai pamura mura hu ruar hata bura sian pamangan on, ai ndang adong na so tupa sala hita jolma diparngoluon on.

  38. 38



     a_n_lg,

    boha hita haroa molo positip tingking hita menanggapi komentar ni dongan,
    bahen dame di rohanta.
    horasssss……

  39. 39



     Mayogy Naipospos,

    hh,

    Goarmu parpudi do mangalusi nahuguriti. Alanni alinea parpudi sian nahuguriti i muse ma mangalusi hatami.

    Nunga leleng hosom i memang dipadimundimun laho “mendiskreditkan” Sibagariang. Jala i memang adong. Hupatudu ma bukti-bukti na songon:

    Sada fakta ma on ima napataridahon hosom i. Dinasahali rap ma ahu dohot dongan hundul di sada lapo. Ro ma dakdanak manuhor tu lapo i. “Marga aha ho?” ninna parlapo i tu daknak on. Burju roha ni dakdanak i mangalusi, “Sibagariang” ninna. “Domu tudia i?” disungkun parlapo i muse. Ndang dope dialusi dakdanak on, pintor ro sahalak amanta (ndang pola hudok margana), “halak on do naso lobi 99 i” ninna. Parlapo i gabe sip, bingung hubereng. Dakdanak i laho, ndung dijalo situhorronnai.

    Tu dakdanak pe dipasahat do cerita on. Ninna rohanghu, dakdanak ni Sibagariang on mangingot hatai sahat tu na balga ibana jala marroha. Ndang napadimundimun hosom songon i?

    Dipatangkas do napadimundimun hosom ima nadi bahen di web on. Ro do ancaman sian si Tohop Banjarnahor namandok, “Tahukah saudara dosa sibagariang terhadap saudara-saudaranya??? jangan ditambahi!”

    Ro muse ma si Binsar Marbun mandok, “. . . unang jadi menambah cerita hamu . . . najolo najahatan inna marga si bagariang tu marbun . . .”

    Si Paul Melky Dorothya mandok songonon muse, “. . . para apparaku yang bermarga Sibagariang saya mau tanya mengapa terjadi jumlah marga sibagariang itu hanya 99 orang saja. tanya dulu sejarahnya ok”

    Najotjot mambahen komentar di web on ima si Hendry Lb. Gaol mambahen hata-hata songon on, “. . . ini marga sibagariang nunga hea ditor-tori, digondangi, di tonggohon teni horbo on, dibaen handangna lili, dibaen batas-batas ni teni horbona i. Ai mamujjung do pangalahona najolo, ala na mamamora nasida najolo, ima jo saotik. …..”

    Jadi aha doi? Aha do nadidokna disi? Ima bukti-bukti hosom nadipadimundimun. Ima hosom “berjemaah” laho pasudahon Sibagariang. Nunga jelas i?

    Boasa ndang martenju nadida disi? Memang posisi lemah do nadendam membara i disi. Ingkon dijou do kekuatan supra natural manang phisike laho pasudahon Sibagariang. Ima konteksna: hasomalon = budaya, alam, persaingan, begu, dll.

    Alai paente so hupatorangi, sai hupaima do tanggapan ni namambahen cerita on, molo ndang sian pihak ni marga Marbun. Rap hita mamerengi. Unang lempar batu sembunyi tangan hamu! Manang marbunibuni!

  40. 40



     hh,

    Goarmu parpudi do mangalusi nahuguriti. Alanni alinea parpudi sian nahuguriti i muse ma mangalusi hatami.

    => Hurang huantusi dope ampara lapatan ni kalimat on, patorangma jo saotik ate, mangantusi maho, holan kalas 1 SR do ahu najolo. Dung dipatorang ho i, ra, dang pola jo ro au tu situs on, ai gabe manghorhon dosa do hubereng.

    Molo au sandiri ampara, ndang hea hutaringoti agia tu ise i. Ditambai ma muse ala adong keluarga marga Sibagariang, ala mangalap boru ni namborungku, marlae ma iba tu Sibagariang on jala otomatis marbere ma iba tu sude gellengna. Tolu bere i, bawa sude. Huhaholongi do keluarga ni Lae/Ito on, martangiang do ahu tu Tuhan i mangido pasupasu.

    Botima

  41. 41



     hh,

    NB:
    Mi, Ho, Kedan, holan on nama huida na adong di hita di na mardiskusi on. Horasma.

  42. 42



     a_n_lg,

    ampara mayogy porsea tudia doha doho , uang mamura hoho di propokasi, molo tung pe godang angka argumen sian angka dongan gabe patoguhonmai.
    horass

  43. 43



     Mayogy Naipospos,

    hh,

    On ma aline parpudi nahumaksud nahubahen tgl. 6 Juni 2010 nahutujuhon tu hh:

    “Nahubereng do naso sambung do komentari mi. Alanii, husukkun kalasmu. Molo songon nabisa do, asa mangantusi iba”.

    Hubahen i gabe jawaban tu sungkun-sungkun songon on:
    “Da pingkiranmu sandiri do nanaeng pasudahon ho?” ninna hh.

    Nunga hupatudu angka kalimat nalangsung sebagai bukti songon nahukutip i. Ido nalaho pasudahon. Alai sahat saonari so adong komentarmu taringot tu angka kalimat nahukutip i. Aha do lapatannii?

  44. 44



     Mayogy Naipospos,

    a_n_lg,

    Huantusi do nadidokmu ima asa laho patoguhon.

    Alai boasa didokhon ho asa unang terprovokasi ahu? Boasa ahu napatudohon bukti-bukti provokasi dinasehati ho hape provokator-provokator ndang adong nyalim mambahen hata tu nasida. Unang marlemus ho tu ahu.

  45. 45



     Mayogy Naipospos,

    Hendry HM Lbn. Gaol,

    Nunga didia ho, naung mintop do ho?

    Ingkon bahasa aha do nasoksok tu ho?

    Didia hujumpai ho asa paboa?

  46. 46



     hh,

    …ninna hh.
    =>On nama nabinotom ampara?

    Nunga hupatudu angka kalimat nalangsung sebagai bukti songon nahukutip i. Ido nalaho pasudahon. Alai sahat saonari so adong komentarmu taringot tu angka kalimat nahukutip i. Aha do lapatannii?

    =>Ruang lingkup ni panghataionta puang holan hita na ro tu situs on do, boasa gabe rarat?
    —–

    Ampara a_n_lg, HM, uang pola alusi hamu be amparanta on. Na asingma ta ula.

    Horas

  47. 47



     a_n_lg,

    mauliate ma ampara hh disaran munai, tu topik nalaima tadiskusihon agak songon naso boi do boanaon amanta mayogy tu arah nadumenggan.
    horas ma dihita………

  48. 48



     a_n_lg,

    Mayogy Naipospos,

    Hendry HM Lbn. Gaol,

    Nunga didia ho, naung mintop do ho?

    Ingkon bahasa aha do nasoksok tu ho?

    Didia hujumpai ho asa paboa?

    PareMAN DIDIADOHO ampara mayogy

  49. 49



     Mayogy Naipospos,

    Jangan sok telmi, akhirnya bisa memang jadi telmi. jangan pura-pura tidak tahu, akhirnya bisa kehilangan tahu.
    jangan sok membawa orang ke arah “nadumenggan”, akhirnya bisa kena tendang.

  50. 50



     hh,

    Molo na huantusi, ia adong dongan na naeng mamboan/mangusulhon hadengganon, denggan do sungkunon aha usulna i. Molo dung dilehon usul i, sulingkitonma halobian dohot hahurangan ni usul i…. dst. Ndada sai manigor pribadi ni dongan i bombardiron; sok, kalas piga, sai hira dakdanak..dll. Pandapot ni sasahalak i do si sanggahon molo sala. Molo marsiadu naumbisuk do hita huhut sai manihai dongan, tudosdo hita tu si jogal aruaru.

  51. 51



     Mayogy Naipospos,

    hh,

    Sai mulak tata do natinutungan di bahen ho. Mulak tu bona nahona rabi. Gabe rabirabi.

    Puto ni nahukomentari ima: parhosom namanginsombut songon on nambahen komentar on:

    13 Juni 2009, namargoar Hendry Lbn Gaol manggurithon:
    “. . . ini marga sibagariang nunga hea ditor-tori, digondangi, di tonggohon teni horbo on, dibaen handangna lili, dibaen batas-batas ni teni horbona i. Ai mamujjung do pangalahona najolo, ala na mamamora nasida najolo, ima jo saotik. …..”

    22 Juni 2009, Binsar Marbun menuliskan:
    “. . . unang jadi menambah cerita hamu… najolo najahatan inna marga si bagariang tu marbun… mungkin keturunan ni sibagariang na jahat i do abangta si ricardo sibagariang on…”

    19 Januari 2010, Martohap Banjarnahor pasahathon songon on:
    “. . . Tahukah saudara dosa sibagariang terhadap saudara-saudaranya??? jangan ditambahi . . .”

    13 April 2010, Paul Melky Dorothya pasahathon pernyataan (yang mengandung mentakdirkan) songonon:
    “. . . para apparaku yang bermarga Sibagariang saya mau tanya mengapa terjadi jumlah marga sibagariang itu hanya 99 orang saja. tanya dulu sejarahnya ok”

    Aha do pandapotmu? Jala aha do usulmu? Unang didokhon sijogal aruaru, bahen ma hatam. Sabar pe ahu mambege.

  52. 52



     hh,

    Unang menyerang pribadi ni sasahalak hita di na mardebat on, ido husurat na di ginjang i. Boasa dohononmu mulak tata naung tinutungan?

    Molo dohononmu dang hutiop hatangku asa unang pola mananggapi komentarmu, hape sai lalap markomentar, ba toho ma i. Di hal on do serangonmu ahu.
    _________

    Komentarhu na mandok asa unang pola sai sai ditaringoti na masa na jolo i, ido pandapothu. Nunga tangkasbe kan, ampara?

    Lapatanna: Ndang satolop (setuju) au molo sai ta haithon najolo i, ai ndang adong gunana.

    Songon naung hea hugurithon di ginjang, di peristiwa najolo i (molo tung tutu pe masa i), umbalga do hasalaan na binahen ni Marbun, boasa pola holan ala ni pesta horja ingkon paroon kutuk sisongon i?

    Molo mamereng jamanna, boi do dohononhu: kesalahan i, kesalahan mutlak do i, duhut ni tano do i. Aturan tanggal 7 do misalna ulaon i, hape, ala ndang tarsurat gabe lupa si pasahat tona gabe didok tanggal 10. Mungkin ala ni mohop ni ate ate pihak Marbun gabe haruar kutuk. Boasa pola haithononta peristiwa sisongon on di diskusi dohot parngoluonta di jaman moderen on?

    Molo di jaman moderen on, kesalahan na sai mangaithon nahumurang di tingki na salpu dang kesalahan mutlak i, alai kesalahan na tinuntun.

    Usul sian au, ba ima, unang pola sai tahaithon i.
    ____
    Usul dohot Pandapot na asig.
    P-pamurahu do tubu hansit ni roha di hita.
    U-molo tung sai adongpe komentar sisongon i, ua paula so binereng i.

    P-Sai olo do hita on menyerang pribadi ni lawan debat
    U-Pandapot ni sasahalak i do si serangon.

  53. 53



     Mayogy Naipospos,

    Bereng jolo denggan, sude komentarhu ro alanii “pendiskreditan” tu marga Sibagariang. Ise mambahen i? Unang alihkan masalah!

    Molo ho, ndang olo manaringoti i, ya sudah jangan berkomentar Anda. Unang marbelok-belok songon dalan naso marhaujungan.

    Molo hona pe pribadi, i maralasan doi. Songon i do sebalikna.

    Alai naumporlu: unang tubu di roha angka ondeng tu nambahen komentar sisongon nahukutip i:
    - persekongkolan
    - lempar batu sembunyi tangan
    - parhosom namanginsombut
    - dll.

    Ido alana porlu dihatai secara tuntas. Asa unang adong angka dendam tujoloan ni ari on tu angka generasi muda. Nalobi parah gabe berjiwa fasis. Songon nadipatu ni angka komentar ni nahukutip i.

    ok

  54. 54



     hh,

    ah, jogal do ho bah, appara

  55. 55



     Leopold P. Sibagariang,

    Nunga leleng marlomo-lomo angka pangago i mambahen tahina najorbuti!

  56. 56



     a_n_lg,

    mauliate ampara. (Leopold P. Sibagariang,Nunga leleng marlomo-lomo angka pangago i mambahen tahina najorbuti!)

  57. 57



     Hendry HM Lbn Gaol,

    hajar terussssssssssssssssss

  58. 58



     Mayogy Naipospos,

    Unang asal mungkap. Ai diboto ho sitorushonon? Torushon majolo ceritamon. Saotik dope nimmu on.

    “. . . ini marga sibagariang nunga hea ditor-tori, digondangi, di tonggohon teni horbo on, dibaen handangna lili, dibaen batas-batas ni teni horbona i. Ai mamujjung do pangalahona najolo, ala na mamamora nasida najolo, ima jo saotik. …..”
    Torushon ma!

    Alai paento so ditorushon ho, on ma pangatusionhu tu cerita nadibahenmi:

    On ma angka cerita ni pengecut. Ikkon jouonna begu laho mangaripashon dongan tubuna nanidokna marsala i. Aha sala namamunjjung i, ndang hea i dipatota.

    Alai, boasa tu begu mangalualu nasida?

    Nakotor do pelean tu begu. Naramun. Boasa nakotor? Ala mamele di jolo tene horbo do nasida! Ndang mungkin mamele dijolo ni te molo tu napolin jala nabadia ima tu Mulajadi Nabolon. Hollan tu begu do pelean naramun ima nakotor, te ni horboi.

    Angkup nii, molo mardebatahon Mulajadi Nabolon do nasida, ndang ro pangidoan asa mangaripashon dongan tubuna. Bereng jolo utiutian ni halak Batak! Sude utiutian i( rupani parbegu ganjang) tujuanna mamunu, maparsiaksiak, manamun, pasudahon dohot mangaripashon alona. Sarupa dohot utiutian do cerita nadibahen mi.

    Jadi marlasniroha ma ho gabe pengecut?

    Alanii, nunga hudok tu ho! Didia hita pajumpa asa unang gabe pengecut ho! Ho manontuhon!

  59. 59



     Hendry HM Lbn Gaol,

    molo naeng pajuppa lao marsatur do manang mar-leng ? ;)

  60. 60



     hh,

    Alai, boasa tu begu mangalualu nasida?
    =>Sian diama botoon kepastian ni i boasa tu begu mangalu-alu? Sada hal na boi botoon di peristiwa i, ima: Ndang adong roha na marpanganju di pihak ni Marbun! Songon naung hea hugorithon di ginjang, molo tung so adongpe roha na marpanganju di pihak ni Marbun, boasa sumpah serakah na ruar?

    Sada singot singot ma on di hita saonari on, molo tung hansitpe roha dibahen dongan, unangma ruar hata bura.
    Unangma binaloshon na jahat alo ni na jahat, ingkon haholongan do musu.
    __________

    Nakotor do pelean tu begu. Naramun. Boasa nakotor? Ala mamele di jolo tene horbo do nasida! Ndang mungkin mamele dijolo ni te molo tu napolin jala nabadia ima tu Mulajadi Nabolon. Hollan tu begu do pelean naramun ima nakotor, te ni horboi.
    =>Pas hian do i. Unang ma ta tiru si songon i.
    ________

    Angkup nii, molo mardebatahon Mulajadi Nabolon do nasida, ndang ro pangidoan asa mangaripashon dongan tubuna.
    =>Betul sekali!
    ______

    Bereng jolo utiutian ni halak Batak! Sude utiutian i( rupani parbegu ganjang) tujuanna mamunu, maparsiaksiak, manamun, pasudahon dohot mangaripashon alona. Sarupa dohot utiutian do cerita nadibahen mi.
    =>Ta padao ma dirinta sian nasa uti-utian i. Ta usahahonma hata pasu pasu na ruar sian pamangan dohot rohanta be.

  61. 61



     hh,

    Ido tutu bah,
    molo naeng mar satur do manang mar-leng, dohot do au pajumpa bah. Molo perlu, asa songon paja/jago hita di bereng halak, pajumpa di Afrika Selatan hita, di san hita sampe sae piala dunia i. Hu boan pe kamera na denggan, asa manggombar hita dohot parbola i. Ta pasuda jo pangomoan na seleleng on. Hehehe.

  62. 62



     a_n_lg,

    emma tutu amang hh anggiat ma rohanta ganup dame nang songoni amang Mayogy Naipospos
    horassss……….

  63. 63



     Ricardo Parulian Sibagariang,

    Horas.

    Tarida hau sian parbuena

    Berani bertindak, berani bertanggungjawab

    Niarit lili bahen pambaba, jolo nidilat bibir asa nidok hata

    Orang-orang yang sukses berpikir dulu baru bertindak; orang-orang yang gagal bertidak dulu baru perpikir

    TUHAN memberkati kita, Amin

  64. 64



     hh,

    Antar tudiama peak ni hata on, ampra Richardo? Situlluk mata ni horboma hita. Molo binoto tudos tu hau na so denggando sasahalak jolma, dang pasombuon i songon i.

    Horas

  65. 65



     Parlindungan Naipospos,

    boasa dung saonari asing tarombo i..
    dung lam maju tacoba merobah angka tona ni ompunta didok natuatua molo ganjang ulosmu unang gotapi, molo tung bolak unang ribakhi, unang mumpat talutuk seso gadugadu. gabe tabahen uhum nabaru tasosa uhum na buruk. molo angka na pistarpe hita unang sai tabahen parguluton. didok ompunta naporjolo i nangkok nadolok martungkot siala gundi, pinungka ni ompunta naparjolo tapaihutihut sian pudi. sahat tu sadarion sai binege dope goar toga sipoholon dohot toga marbun sian diado asal ni i?
    na gabe sosaon do i? jala hurang hantus dope binoto songon dia do partording ni anakni toga naipospos gabe 5 nabinege sian angka natumua tetap do toga sipoholon dohot toga marbun. alai nga ummalo hita nuaeng sian ompunta najolo i? manang na pamalomalohon do hita?
    porlu tarimangi sotung ro angka sapata tu angka hita namancoba angka rekayasa..

  66. 66



     Roy marbun,

    tuhamu angka appara niba bahen majo punguan raja naipospos asa marleng hita dohot hundul mangkatai masalah ni omputtai alani hujaha mailna dibahen munai dohot na hujaha di buku ni tarombo asing dia na toho saonari

  67. 67



     Hendry HM Lbn Gaol,

    At HH…

    mata ni horbo nise tullukonmu???…au adong kodo horbokku di Pakkat..ho??

  68. 68



     hh,

    Ai gabe horbo situtu do huida dihatai ho ampara. Boasa?

  69. 69



     marjan tua simanungkalit,

    Santabi majolo dihita saluhutna pinompar ni Naipospos khususna namengunjungi website Naipospos on dung hujaha sude angka pendapat dohot sanggahan adong saotik sungkun-sungkun nga sadia be umurta..? alana pardongan tubu on pe adong do rambu-rambu panjouon jala berlaku do on tu sude jolma natatanda apalagi natahaholongi, molo pajumpa samarga nabaru mansitanddan contoh simanungkalit mamintor sinungkun do nomor piga molo ngajelas nomor baru diletakokkon ma panjouon,molo dihita turunan ni naipospos tongdo jelas ise siangkangan jala ise sianggian ,hahana majou anggi tu tinodohonna dohot sebalikna alai molo nga unggodang umarna dang be mar haha manang anggi tumagonnama oppung/bapatua/bapa uda,jadi molo boi tetap dibagasan tutur adat di linggomi holong nata attusi sesuai dohot agama na tahaporseai mauliate ma di hamu sude Oppung/bapa Tua-Uda/haha anngi horas……

  70. 70



     ROY MARBUN,

    au umur 37 tahun dungi nomor 14 sian lumban batu ai nomor piga do apparai

  71. 71



     Marjan Tua Simanungkalit,

    Mauliate di Appara R Marbun molo ahu umur 47 Tahun nomor 14 sian simanungkalit jala nomor 13 sian Naipospos horas – horas mahita sude pinoppar ni oppui Toga Naipospos

  72. 72



     Luhut Pangihutan Marbun,

    Wah…asik nih, ngikutin diskusi diatas bisa dibuat film sekuel, habis topik dan pembahasan ga kena. Mencari kebenaran sejarah malah yang ada mencari kekuatan argument sepihak, percis seperti para pengacara yang berdebat di pengadilan.
    Singkat kata, sebagai generasi marbun dari Samosir yang ke 16 saya tidak mendapat apa-apa selain apatis dan berpandangan biarlah sejarah Naipospon dan keturunannya Hilang ditelan bumi dan kita menggunakan marga kita seperti orang barat menggunakan nama keluarga “Moore”,”Bush”,Kennedy dll tanpa ada keterangan apapun !!!

  73. 73



     S Marbun,

    Saya bingung umumnya masalah marga ini banyak dikaitkan pada agama, bagaimana kami yang tidak kristen apa perlu bikin perkumpulan marga non kristen

  74. 74



     hh,

    @Ampara S Marbun,
    antar songon dia ma huroa pangaithonna, ampara? Asa rap ta parsiajari, manghorhon hadedenggan do i di hita manang manghorhon hasesega? Denggan ma jolo dipatorang ampara ate.

    Taringot tu perkumpulan marga i, ampara, manang na mandasarhon sian dia pe taho i, ndada sala, asalma tujuanna sibahen na denggan di kumpulan i dohot tu na humaliangna.

    Ndang sala ampara S marsangkap laho mambahen punguan non….(marasing sian sada punguan naung adong), alai, unangma tujuanna laho manandingi punguan naung adong i.

    Mauliate

  75. 75



     Maridup Hutauruk,

    @S Marbun,
    Sepertinya topik argumentatif yang kita ikuti pada judul ini tidak berkaitan dengan agama? Apakah ampara S Marbun sedang melihat segala sesuatunya dari sudut pandang agama?

    Setahu saya, dan mungkin semua punguan marga; dalam AD/ART-nya tidak menyebutkan tentang eksklusif agama tertentu. Buktinya, saya sedang mengikuti kumpulan marga yang anggotanya berbeda-beda agama!


Form Penulisan Komentar

Powered by WordPress | Designed by Ganar dinero | Sponsored by Zealot Advertising Pekanbaru